Selasa, 02 April 2013

Naruto Chapter 548- Naruto vs Itachi

terlihat di saat semua orang bertarung, itachi berjalan bersama nagato di sebuah dataran seperti gunung

"Sejak Matahari terbit, mereka sudah berkumpul dalam jumlah besar, sepertinya pertempuran akan segera dimulai" kata Itachi

"siapa mereka sebenarnya!?" tanya Nagato yg memang belum tahu siapa musuh yg akan ia hadapi

beralih ke tempat divisi 4 terlihat gaara sangat tercengang mendengar perkataan ayahnya di chapter sebelumnya. Ayah gaara pun masih di dekap pasir gaara yg berbentuk karura

"A... Aku, mendapat kasih sayang dari ibuku!?" kata Gaara masih belum percaya

ayah gaara sendiri hanya tertunduk diam

"tapi bukankah waktu itu, saat Yashamaru mau membunuhku" kata Gaara

["kau tak pernah mendapat kasih sayang..." kata Yashamaru saat itu dalam ingatan gaara]

"Akulah yang menyuruh Yashamaru untuk berbohong kepadamu. Karena, Aku harus mencari tahu apakah Shukaku dalam dirimu masih bisa mengamuk dan kehilangan kendali. Ini semua untuk kepentingan desa" kata Ayah Gaara

Gaara terdiam dan memperhatikan kata-kata Ayahnya

"Yashamaru tidaklah membencimu, tapi Akulah orang yang paling dia benci. Karena Akulah yang menyegel Shukaku ke tubuhmu, saat kau masih dalam kandungan ibumu yg juga kakaknya..." jelas ayah gaara

"tetapi Yashamaru juga seorang Shinobi, dia adalah kaki tanganku, dan juga Anbu Sunagakure. Dia bertindak sesuai dengan yang kuperintahkan" lanjut Ayah Gaara

"sepertinya Aku keliru dalam berbuat. Aku telah melakukan kesalahan, kau malah menanggung terlalu banyak beban hidup. Aku menentukan sendiri apa yang kau butuhkan dan tidak kau butuhkan" lanjut ayah gaara

"Aku telah mengambil keberadaanmu dengan menjadikanmu jinchuuriki untuk desa, serta mengakhiri hidup ibumu, dan menghancurkan perasaanmu ke ibumu" tambah ayah gaara

"Aku telah mengambil semua hubunganmu dengan yang lainnya. Pada akhirnya, Aku bersiap mengambil nyawamu" kata Ayah Gaara

"dan saat ini, Kau cuma punya satu hal yang berhubungan dengan orangtuamu, LUKA DI HATIMU" lanjut Ayah Gaara

perasaan gaara semakin bercampur aduk. Ia pun teringat sesuatu

>>>>>>flash back<<<<<<
terlihat gaara kecil sedang bersama yashamaru di dalam rumah

"tak mengeluarkan darah, tapi disini terasa sakit" kata Gaara sambil memegang dadanya

tiba2 yashamaru mengiris jarinya dgn pisau sampai berdarah

"saat tubuhmu terluka, darah akan mengalir dari lukamu dan membuatmu merasa sakit. Tapi rasa sakitnya akan hilang tak lama setelahnya. Dan kalau diobati lukanya akan cepat sembuh" kata Yashamaru

"tapi yang jadi masalah adalah luka di hati yang tak bisa disembuhkan" tambah Yashamaru

"luka di hati!?" tanya Gaara bingung

"sakit di dalam hati dan tubuhmu berbeda, tak seperti sakit ditubuhmu, rasa sakit di hati tak punya obat yang bisa menyembuhkannya, dan lukanya bisa membekas terus di hatimu sepanjang hidupmu" jawab Yashamaru

"Cuma satu yang bisa menyembuhkan hati yang terluka" kata Yashamaru

"tetapi sulit untuk mendapatkan obatnya karena kau membutuhkan orang lain untuk mendapatkannya" kata Yashamaru sambil menatap foto karura

"apa itu!?" tanya Gaara

"Kasih Sayang" jawab Yashamaru

"Kasih sayang??" tanya Gaara bingung

"benar sekali" kata Yashamaru sambil tersenyum

"bagaimana caranya Aku untuk mendapatkan itu" tanya Gaara

"kau sudah mendapatkannya tuan Gaara" kata Yashamaru

"hah" Gaara semakin bingung

"ku pikir kakakku sangat menyayangimu, Shukaku sebenarnya adalah jiwa yang menghantui untuk terus bertempur, yang membuat pasir terus melindungimu adalah kasih sayang ibumu sepertinya perasaan ibumu akan terus hidup didalam pasir itu" kata Yashamaru

"karena kakakku walau harus mengorbankan nyawanya, dia akan tetap melindungimu" kata Yashamaru

yashamaru dan gaara pun akhirnya menatap foto karura
>>>>flash back selesai<<<<

terlihat di sekitar tubuh gaara tercipta pasir berbentuk karura raksasa yg melindungi gaara

ayah gaara benar2 kaget dibuatnya

wajah gaara yg di tutupi tangan pasir karura terlihat menangis sampai2 air matanya deras mengalir di pipi

"Gaara..." batin Ayah Gaara sambil menunduk

"Ibumu sangat kuat. Bahkan walaupun telah tiada dia tetap percaya padamu dan melindungimu. Itu yang membuatmu menjadi seperti sekarang" kata ayah gaara

"menjadi Kazekage, punya banyak teman, dan memiliki hubungan dengan orang-orang, semua itu yang telah ku ambil darimu, tetapi Aku sebagai Ayahmu tak pernah bisa melakukan apapun untukmu" kata ayah gaara

"Bahkan Aku tak pantas dianggap sebagai Ayah" kata Ayah Gaara menyesali semuanya

"ibu... Kau benar-benar hebat" kata Gaara

"tetapi.... inilah pertama kalinya kau memberiku obat, Ayah" kata Gaara


"Gaara kau..." Ayah Gaara kaget dan menangis mendengar gaara

SYUUT!! Dari pasir yg mengusung ayah gaara keluar kertas segel yg akhirnya menyegel ayah gaara yg sangat damai sekarang

"ini lebih dari yang ku harapkan, kau telah melampauinya Aku percayakan desa kepadamu" batin Ayah gaara di saat terakhir ia bisa melihat anaknya

BRSH!! Pasir emas yg tadinya berterbangan sekarang menjadi hujan emas. Sementara itu mizukage kedua dan raikage ketiga pun juga muncul kertas segel di pasir yg mengurung mereka

"kertas mantra ini sudah menyegelmu kan!? Kalau bergitu bagus.. Kazekage muda" kata Mizukage ke-2

BRUAKK!! Raikage ketiga dapat bebas dari pasir gaara dgn kekuatannya. SRRT!! Mizukage membuat pasir yg tertempel kertas menjadi basah dan akhirnya jatuh. Mereka berdua pun bebas.

"apa yang terjadi!?" tanya mizukage ke-2 karena ia merasa tidak mengeluarkan jutsu

"ini langsung merespon saat mengetahui teknik musuh" kata Raikage ke-3

DRAP!! Mizukage kedua langsung melompat. WUSH!! Raikage ketiga pun meluncur dgn tubuh yg dilapisi petir. DRAP DRAP DRAP!! Para ninja divisi 4 pun menghadang mereka. BRUAKK!! Dgn sangat mudah raikage ketiga membuat sebagian ninja terlempar dgn hantamannya

"kepung mereka!!" perintah Temari

Di tempat lain, Oonoki yang berhadapan dengan Muu mulai kelelahan

"Apa umurmu yang menghalangimu onoki!?" tanya Muu

SYUUT!! Muu mulai menjadi transparan

"jika kau tak cepat-cepat memanggil Kazekage, Kau akan mati sia-sia onoki" teriak Muu

kembali ke raikage 3 dan mizukage 2 yg tengah dikepung

"hei!! Berhati-hatilah dengan jurusku!!, kusarankan kalian berlindung, kalian akan langsung menyadari kelemahan kami!!" kata mizukage

"Aku ber-Elemen Yin (ket: inton). Dengan kata lain, Aku pengguna Genjutsu, dan Kuchiyose milikku adalah....." teriak Mizukage ke-2

SET!! BOFF!! Keluar sebuah kerang raksasa

"KERANG RAKSASA" teriak Mizukage ke-2

"Aku pengguna Elemen petir. Bagi Pengguna Elemen Tanah silahkan menjauh...!! Aku akan menyerang...!!" teriak Raikage ketiga sambil meningkatkan pelindung petir-nya

"terima kasih, jika ada waktu ada hal yang ingin ku tahu darimu" kata Temari

"tubuhku di gerakkan secara otomatis, tak ada waktu untuk duduk dan berbincang-bincang denganmu!!" teriak Raikage ketiga

di pertarungannya onoki mulai panas

"jangan meremehkanku" teriak onoki

SET!! GRAKK!! IWA BUNSHIN NO JUTSU (ket: klon batu)!! Onoki membuat 4 bunshin batu

Sementara itu itachi dan nagato sudah sampai di sebuah hutan tapi terhenti karena nagato merasakan sesuatu

"tak bisa kupercaya..." kata Nagato

"apa mereka sudah dekat!?" tanya Itachi

"perasaan ini, seperti mengenang masa lalu" kata Nagato

DRAP!! Terlihat bee dan naruto yg dalam perjalanan kaget dan berhenti karena melihat itachi dan nagato ada di depan mereka

"Itachi Uchiha dan Nagato!?" kata Naruto kaget

"kau mengenal mereka!?" tanya Bee


"iya... Aku kenal mereka berdua" jawab Naruto

"Aku tak pernah berpikir akan bertarung denganmu, Naruto..." kata Nagato sambil tersenyum
___________________________________
NARUTO BERTEMU DENGAN KAKAK SEPERGURUANNYA DAN KAKAK TEMANNYA... BERIKUTNYA PERTARUNGAN MEREKA BEREMPAT!!