terlihat di saat semua orang bertarung, itachi berjalan
bersama nagato di sebuah dataran seperti gunung
"Sejak Matahari terbit, mereka sudah berkumpul
dalam jumlah besar, sepertinya pertempuran akan segera dimulai" kata
Itachi
"siapa mereka sebenarnya!?" tanya Nagato yg
memang belum tahu siapa musuh yg akan ia hadapi
beralih ke tempat divisi 4 terlihat gaara sangat
tercengang mendengar perkataan ayahnya di chapter sebelumnya. Ayah gaara pun
masih di dekap pasir gaara yg berbentuk karura
"A... Aku, mendapat kasih sayang dari ibuku!?"
kata Gaara masih belum percaya
ayah gaara sendiri hanya tertunduk diam
"tapi bukankah waktu itu, saat Yashamaru mau
membunuhku" kata Gaara
["kau tak pernah mendapat kasih sayang..."
kata Yashamaru saat itu dalam ingatan gaara]
"Akulah yang menyuruh Yashamaru untuk berbohong
kepadamu. Karena, Aku harus mencari tahu apakah Shukaku dalam dirimu masih bisa
mengamuk dan kehilangan kendali. Ini semua untuk kepentingan desa" kata
Ayah Gaara
Gaara terdiam dan memperhatikan kata-kata Ayahnya
"Yashamaru tidaklah membencimu, tapi Akulah orang
yang paling dia benci. Karena Akulah yang menyegel Shukaku ke tubuhmu, saat kau
masih dalam kandungan ibumu yg juga kakaknya..." jelas ayah gaara
"tetapi Yashamaru juga seorang Shinobi, dia adalah
kaki tanganku, dan juga Anbu Sunagakure. Dia bertindak sesuai dengan yang
kuperintahkan" lanjut Ayah Gaara
"sepertinya Aku keliru dalam berbuat. Aku telah
melakukan kesalahan, kau malah menanggung terlalu banyak beban hidup. Aku
menentukan sendiri apa yang kau butuhkan dan tidak kau butuhkan" lanjut
ayah gaara
"Aku telah mengambil keberadaanmu dengan
menjadikanmu jinchuuriki untuk desa, serta mengakhiri hidup ibumu, dan
menghancurkan perasaanmu ke ibumu" tambah ayah gaara
"Aku telah mengambil semua hubunganmu dengan yang
lainnya. Pada akhirnya, Aku bersiap mengambil nyawamu" kata Ayah Gaara
"dan saat ini, Kau cuma punya satu hal yang
berhubungan dengan orangtuamu, LUKA DI HATIMU" lanjut Ayah Gaara
perasaan gaara semakin bercampur aduk. Ia pun teringat
sesuatu
>>>>>>flash
back<<<<<<
terlihat gaara kecil sedang bersama yashamaru di dalam
rumah
"tak mengeluarkan darah, tapi disini terasa
sakit" kata Gaara sambil memegang dadanya
tiba2 yashamaru mengiris jarinya dgn pisau sampai
berdarah
"saat tubuhmu terluka, darah akan mengalir dari
lukamu dan membuatmu merasa sakit. Tapi rasa sakitnya akan hilang tak lama
setelahnya. Dan kalau diobati lukanya akan cepat sembuh" kata Yashamaru
"tapi yang jadi masalah adalah luka di hati yang
tak bisa disembuhkan" tambah Yashamaru
"luka di hati!?" tanya Gaara bingung
"sakit di dalam hati dan tubuhmu berbeda, tak
seperti sakit ditubuhmu, rasa sakit di hati tak punya obat yang bisa
menyembuhkannya, dan lukanya bisa membekas terus di hatimu sepanjang
hidupmu" jawab Yashamaru
"Cuma satu yang bisa menyembuhkan hati yang
terluka" kata Yashamaru
"tetapi sulit untuk mendapatkan obatnya karena kau
membutuhkan orang lain untuk mendapatkannya" kata Yashamaru sambil menatap
foto karura
"apa itu!?" tanya Gaara
"Kasih Sayang" jawab Yashamaru
"Kasih sayang??" tanya Gaara bingung
"benar sekali" kata Yashamaru sambil tersenyum
"bagaimana caranya Aku untuk mendapatkan itu"
tanya Gaara
"kau sudah mendapatkannya tuan Gaara" kata
Yashamaru
"hah" Gaara semakin bingung
"ku pikir kakakku sangat menyayangimu, Shukaku
sebenarnya adalah jiwa yang menghantui untuk terus bertempur, yang membuat
pasir terus melindungimu adalah kasih sayang ibumu sepertinya perasaan ibumu
akan terus hidup didalam pasir itu" kata Yashamaru
"karena kakakku walau harus mengorbankan nyawanya,
dia akan tetap melindungimu" kata Yashamaru
yashamaru dan gaara pun akhirnya menatap foto karura
>>>>flash back selesai<<<<
terlihat di sekitar tubuh gaara tercipta pasir berbentuk
karura raksasa yg melindungi gaara
ayah gaara benar2 kaget dibuatnya
wajah gaara yg di tutupi tangan pasir karura terlihat
menangis sampai2 air matanya deras mengalir di pipi
"Gaara..." batin Ayah Gaara sambil menunduk
"Ibumu sangat kuat. Bahkan walaupun telah tiada dia
tetap percaya padamu dan melindungimu. Itu yang membuatmu menjadi seperti
sekarang" kata ayah gaara
"menjadi Kazekage, punya banyak teman, dan memiliki
hubungan dengan orang-orang, semua itu yang telah ku ambil darimu, tetapi Aku
sebagai Ayahmu tak pernah bisa melakukan apapun untukmu" kata ayah gaara
"Bahkan Aku tak pantas dianggap sebagai Ayah"
kata Ayah Gaara menyesali semuanya
"ibu... Kau benar-benar hebat" kata Gaara
"tetapi.... inilah pertama kalinya kau memberiku
obat, Ayah" kata Gaara
"Gaara kau..." Ayah Gaara kaget dan menangis
mendengar gaara
SYUUT!! Dari pasir yg mengusung ayah gaara keluar kertas
segel yg akhirnya menyegel ayah gaara yg sangat damai sekarang
"ini lebih dari yang ku harapkan, kau telah
melampauinya Aku percayakan desa kepadamu" batin Ayah gaara di saat
terakhir ia bisa melihat anaknya
BRSH!! Pasir emas yg tadinya berterbangan sekarang
menjadi hujan emas. Sementara itu mizukage kedua dan raikage ketiga pun juga
muncul kertas segel di pasir yg mengurung mereka
"kertas mantra ini sudah menyegelmu kan!? Kalau
bergitu bagus.. Kazekage muda" kata Mizukage ke-2
BRUAKK!! Raikage ketiga dapat bebas dari pasir gaara dgn
kekuatannya. SRRT!! Mizukage membuat pasir yg tertempel kertas menjadi basah
dan akhirnya jatuh. Mereka berdua pun bebas.
"apa yang terjadi!?" tanya mizukage ke-2
karena ia merasa tidak mengeluarkan jutsu
"ini langsung merespon saat mengetahui teknik
musuh" kata Raikage ke-3
DRAP!! Mizukage kedua langsung melompat. WUSH!! Raikage
ketiga pun meluncur dgn tubuh yg dilapisi petir. DRAP DRAP DRAP!! Para ninja
divisi 4 pun menghadang mereka. BRUAKK!! Dgn sangat mudah raikage ketiga
membuat sebagian ninja terlempar dgn hantamannya
"kepung mereka!!" perintah Temari
Di tempat lain, Oonoki yang berhadapan dengan Muu mulai
kelelahan
"Apa umurmu yang menghalangimu onoki!?" tanya
Muu
SYUUT!! Muu mulai menjadi transparan
"jika kau tak cepat-cepat memanggil Kazekage, Kau
akan mati sia-sia onoki" teriak Muu
kembali ke raikage 3 dan mizukage 2 yg tengah dikepung
"hei!! Berhati-hatilah dengan jurusku!!, kusarankan
kalian berlindung, kalian akan langsung menyadari kelemahan kami!!" kata
mizukage
"Aku ber-Elemen Yin (ket: inton). Dengan kata lain,
Aku pengguna Genjutsu, dan Kuchiyose milikku adalah....." teriak Mizukage
ke-2
SET!! BOFF!! Keluar sebuah kerang raksasa
"KERANG RAKSASA" teriak Mizukage ke-2
"Aku pengguna Elemen petir. Bagi Pengguna Elemen
Tanah silahkan menjauh...!! Aku akan menyerang...!!" teriak Raikage ketiga
sambil meningkatkan pelindung petir-nya
"terima kasih, jika ada waktu ada hal yang ingin ku
tahu darimu" kata Temari
"tubuhku di gerakkan secara otomatis, tak ada waktu
untuk duduk dan berbincang-bincang denganmu!!" teriak Raikage ketiga
di pertarungannya onoki mulai panas
"jangan meremehkanku" teriak onoki
SET!! GRAKK!! IWA BUNSHIN NO JUTSU (ket: klon batu)!!
Onoki membuat 4 bunshin batu
Sementara itu itachi dan nagato sudah sampai di sebuah
hutan tapi terhenti karena nagato merasakan sesuatu
"tak bisa kupercaya..." kata Nagato
"apa mereka sudah dekat!?" tanya Itachi
"perasaan ini, seperti mengenang masa lalu"
kata Nagato
DRAP!! Terlihat bee dan naruto yg dalam perjalanan kaget
dan berhenti karena melihat itachi dan nagato ada di depan mereka
"Itachi Uchiha dan Nagato!?" kata Naruto kaget
"kau mengenal mereka!?" tanya Bee
"iya... Aku kenal mereka berdua" jawab Naruto
"Aku tak pernah berpikir akan bertarung denganmu,
Naruto..." kata Nagato sambil tersenyum
___________________________________
NARUTO BERTEMU DENGAN KAKAK SEPERGURUANNYA DAN KAKAK
TEMANNYA... BERIKUTNYA PERTARUNGAN MEREKA BEREMPAT!!