Selasa, 02 April 2013

Naruto Chapter 547 - Nilai Yang Terlupakan


terlihat kazekage ke-4 kaget karena gaara sudah tidak memiliki shukaku

“Kau bukan lagi seorang Jinchuuriki!? Bagaimana mungkin!?” Tanya Ayah Gaara

“memang Aku telah mati, saat Shukaku diambil dari tubuhku, oleh orang-orang yang mengendalikan Kalian. Namun berkat usaha yang dilakukan nenek Chiyo dan temanku, Aku bisa kembali” jelas Gaara

“hmm... Si Tua Chiyo itu mau melakukan hal seperti itu, dan juga teman-teman mu... Hah kau punya teman!??” tanya Ayah Gaara kaget karena di masa kecil gaara adalah mesin pembunuh yg sangat di kucilkan

“Ya ampun, menyedihkan sekali Anakmu itu. Semua Anak seumuran dia pastilah mempunyai Teman” sahut Mizukage ke-2 sambil ketawa

“Kau telah 6 kali mencoba untuk membunuhku. Dan setiap harinya Perasaan Takut dan Benci kepadamu semakin tumbuh pada diriku" kata gaara

"Tapi sekarang Aku tak membencimu... Aku bahkan mengerti apa yang coba lakukan terhadapku” lanjut Gaara

Ayah Gaara terdiam..

“sekarang Aku adalah seorang Kazekage. Sudah menjadi tugas dari seorang pemimpin untuk melindungi desanya, dan memberantas segala ancaman terhadap desanya” Kata Gaara

"...!!" ayah gaara terlihat semakin kaget

“Kau.... Kau Seorang Kazekage...!?” kata Ayah Gaara kaget

“Bukan hanya itu. Sekarang Dia ini Seorang adalah Panglima Jendral dari Pasukan Aliansi Shinobi!! Menjadi seorang Kage di umur yang masih muda, tapi Para Kage lainnya menghormati kekuatannya” kata onoki

“Jadi dugaanku benar... Kupikir, aneh jika chakra dari segala tipe dari desa yang berbeda, semuanya berkumpul dalam satu tempat. Sungguh diluar dugaan, Para Shinobi menggalangkan kekuatan bersama” kata Muu

“Kharisma keluar dari seseorang yang tak punya alis. Yeah.. Aku juga tak punya Alis!!” sahut Mizukage ke-2

“kau kan punya jenggot tipis licin itu Mizukage!?” sahut Muu

“Oh itu anakmu ya!? Dia shinobi yang hebat” kata Raikage ke-3 pada kazekage

“Hey.. Jika kalian semua ingin membunuh salah satu dari kami. Bunuh si perban kusut ini dulu. Aku akan menyemangati Kalian!!” kata Mizukage ke-2 pada Gaara dan onoki

Gaara hanya terdiam sambil menatap Ayahnya

Ayah Gaara menjadi teringat ketika Gaara lahir

>>>>>>flash back<<<<<<
terlihat gaara baru saja di lahirkan tapi tak kelihatan dgn ukuran normal

“Dia Prematur yang sangat kecil, dilihat dari ukurannya, Apa dia akan mampu!?” tanya kazekage keempat

“Dia cocok...” kata Nenek Chiyo

“Dia anak yang ketiga dan yang pertama cocok. Kita harus mengurus Anak ini dengan baik” tambah nenek Chiyo

“hah..hah..Aku ingin melihat wajah Anakku” kata karura (ket: Ibu Gaara) dgn lemah

“Karura...!! Apa kau baik-baik saja...!?” tanya Ayah Gaara khawatir

Kemudian ninja medis pun mendekatkan bayi Gaara ke Karura

Karura menatap Anaknya dgn penuh kasih sayang

“sungguh Anak yang kecil dan lemah...!” kata karura

“Detak jantung Kurara perlahan-lahan melemah” bisik ninja medis pada kazekage ke-4

“Cepat!! Lakukan sekarang!!” perintah Ayah Gaara

Waktu berlalu dengan cepat, dan Gaara telah tumbuh menjadi seorang Bocah. Suatu hari gaara membunuh seseorang dgn pasir-nya membuat ia di kucil-kan semua orang.

Di tempat kazekage terlihat ia sangat depresi dgn banyaknya cerita yg masuk mengenai anaknya

“Anak itu sebuah kegagalan juga. Dia mulai kehilangan kendali” kata nenek Chiyo

setelah itu kazekage mengadakan rapat dgn para tetua desa

“jika Angkatan Perang Desa terus berkurang, Sunagakure juga akan semakin memburuk sampai tak dapat dipulihkan” kata salah penasehat

“kita harus punya senjata Pamungkas sebagai Nilai tambah Negosiasi dengan Negara lain. Kita harus lakukan sesuatu terhadap Shukaku. Karena Jinchuuriki-nya tak berguna" kata penasehat yg lain

"kita menjadi harus bergantung pada jutsu yang dikembangkan Kazekage, dan terus bertukar Emas agar desa tetap bertahan. Dan terhadap Gaara..” lanjutnya

“Yashamaru...!! Ada yang ingin kubicarakan nanti” kata Kazekage ke-4

“Baik” jawab Yashamaru adik karura

setelah rapat kazekage menyuruh yashamaru untuk melakukan sesuatu pada gaara

“Tapi tuan Gaara masih anak-anak...” kata Yashamaru

“Aku telah menetapkan segala nilai melalui perjalanan hidupku. Namun Aku belum menentukan Nilai yang sebenarnya dari dirinya. Aku akan menilai dirinya besok. Setelah mengevakuasi penduduk desa, kau harus memojokan Gaara” kata Ayah Gaara

Yashamaru hanya terdiam

“Bicarakan tentang Ibunya, dan Pojokkan Psikologinya, jika Dia tak kehilangan kendali, Aku akan terus menjaga dan membesarkannya!!” tambah Ayah Gaara

“Kakakku...? Apa anda yakin itu keputusan yang bijak, Tuan!?” tanya Yashamaru

Ayah Gaara langsung menatap tajam Yashamaru

“ku yakin Dia sangat menyayangi Kurara, Ibunya. Karena itulah, sebagai seorang Jinchuuriki dia harus mampu bertahan dari kehilangan orang yang disayanginya” kata ayah Gaara

waktu pun berlalu dan yashamaru pun melakukan hal yg di perintahkan kazekage keempat walaupun dgn resiko ia tewas karena perlindungan pasir gaara yg hebat. Terlihat gaara menatap yashamaru yg tengah sekarat dgn tangisan. Di atas terlihat sebuah mata pasir emas ternyata kazekage juga mengawasi

“tapi.. Kakakku tak menamai karena kasih sayang, mengapa Dia menamaimu dgn nama itu, karena dia berharap Kau tetap hidup. Untuk memberitahu Dunia bahwa kebenciannya, dan kutukannya, juga untuk mengingat selama kau hidup. KAU TAK DIKASIHI...!” kata Yashamaru

GROOO!! Mendengar kalimat itu membuat gaara lepas kendali dan akhirnya ia pun menjadi shukaku penuh

“ternyata tak berhasil. Gaara ternyata hanya sebuah kegagalan” kata Ayah Gaara
>>>>flash back selesai<<<<

terlihat para pasukan divisi 4 sudah berdiri di belakang onoki dan gaara

“Jutsu Edo Tensei ini mungkin ada sisi bagusnya juga” kata Ayah Gaara

“aku akan menguji kelayakanmu sekali lagi. Dan aku sendiri yg akan melakukannya” kata Ayah Gaara

“onoki!! Kau harus menghentikanku!! Walau Berapapun banyaknya pasukan. Takkan berpengaruh bagi Pengguna Jinton jutsu sepertiku ini. Kau satu-satunya yang mampu” kata Muu

“Aku tahu..” jawab onoki

“setelah itu, apa kau ingat apa yang ku ajarkan kepadamu tentang apa yang harus dilakukan setelah menang beraliansi!?" tanya muu

"Setelah konfliknya reda, Aliansi akan menjadi sebuah Pertingkaian atas hasil dari perang, pemenangnya akan menjadi kekuatan baru yang mendominasi” jelas Muu

“Kau benar-benar licik Tsuchikage...” kata Mizukage kedua

“kami takkan membiarkanmu” kata Raikage ketiga

“Aku tak ada Niat untuk seperti itu, tuan Muu” kata onoki

“oh begitu ya... Kau tidak tumbuh menjadi orang tua yang keras kepala” kata Muu

“Oh iya.. Kami tak bisa mengendalikan tubuh kami. Kami bergerak otomatis terhadap jutsu kami. Cepatlah bunuh kami, agar kami bisa beristirahat!! Kami akan beritahu kekuatan dan kelemahan kami” kata Mizukage ke-2

“dan kau harus menghentikan pergerakan kami. Mungkin ini takkan mudah” kata Raikage ketiga

ZUOSH!! Gaara dan ayah gaara mulai dgn saling meluncurkan serangan pasir-nya. ZUORR!! Pasir gaara dan pasir emas ayah gaara saling bertabrakan. SYUUT!! Setelah itu gaara menjulurkan 3 tangan pasir raksasa

“Kalian semua!! Bersiaplah!!” perintah onoki

Dari belakang, Temari yg memimpin pasukan, langsung memberi aba2

“Ayo semuanya!!” teriak Temari

“MAJUUUUUU!” teriak para Pasukan

DRAP DRAP DRAP!! Para Shinobi pun meluncurkan maju. GRRT!! Tangan pasir tadi segera di tahan kazekage keempat dgn tangan pasir emas. SET!! SUNA ARARE (ket: hujan pasir)!! WUSH WUSH!! Turun puluhan gumpalan pasir besar ke arah para kage. GLARR!! Kazekage keempat segera membuat kubah pasir raksasa untuk melindungi dirinya dan para kage. SYUUT!! Gaara mengikat tubuh ayahnya dgn pasir

“Dia sudah mengangkat pasir dari emas” pikir Ayah Gaara kaget

SYUUT!! Ternyata pasir itu juga mengikat raikage ketiga dan mizukage kedua.

ZRUUT!! Pasir itu mulai membentuk seperti manusia dan mirip sekali dgn karura ibu gaara. ZUOSH!! Tangan awa gaara yg masih bebas segera melontarkan tembakan pasir emas tapi sebuah tangan pasir melindungi gaara

“karura Rupanya kau masih hidup dalam diri Anak ini” pikir Ayah Gaara

Temari yg melihat Ayahnya kaget

“Sial itu Ayah!!” batin Temari

“Kau benar-benar telah berkembang Gaara” kata Ayah Gaara

“!” Gaara terlihat kaget melihat wajah ayahnya yg menunduk

“Satu-satunya yang harus dilakukan orang tuanya adalah mempercayai Anaknya, itu saja.. Dan dari situlah Nilai sesungguhnya. Itu-kan yang kau maksud karura!!” kata Ayah Gaara sambil menatap Sosok Kurara dari Pasir Gaara yang mendekapnnya.
sedangkan Gaara semakin terpaku

“sepertinya Aku tak dapat menilainya” tambah Ayah Gaara

“Apa maksudmu!?” tanya Gaara

“Pasir yang selalu melindungimu, bukanlah dari kekuatan Shukaku yang kau gunakan, tapi kekuatan dari Ibumu Karura” kata Ayah Gaara

Gaara masih terdiam. Ayah gaara kemudian teringat ketika karura mendekap bayi gaara

[“Sungguh Anak kecil yang lemah.... Apapun yang terjadi, Aku akan selalu melindungi mu Gaara!!” kata karura sambil mendekap gaara dgn penuh kasih sayang dalam ingatan ayah gaara]

“Ibumu... Amat Sangat menyayangimu Gaara” kata Ayah Gaara

gaara pun langsung tercengang mendengar kalimat dari ayahnya itu
___________________________________
GAARA SANGAT KAGET MENDENGAR PENGAKUAN DARI AYAHNYA... SELANJUTNYA PERTARUNGAN DGN PARA KAGE BERLANJUT SERTA NARUTO DAN BEE AKAN BERTEMU DGN 2 EDO TENSEI!!