Minggu, 06 Januari 2013

Chapter 541 - Raikage vs Naruto

 


terlihat naruto dan bee yg menuju medan perang dihadang raikage dan hokage. Tsunade yg melihat wujud naruto yg baru dgn mode rikudo kaget

“Aku takkan membiarkanmu lewat!!” kata Raikage

“wujud ini.... kau sudah bisa mengendalikan kekuatan Kyuubi...!? Akhirnya, kau berhasil Naruto” batin Tsunade takjub

“Chakra ini sangat hebat” tambah katsuyu yg ada di bahunya

“Brother.. Ayolah... Biarkan kau harus membiarkan Naruto pergi...!? Aku berjanji akan mengawasinya...!?” bujuk Bee

“apa maksudmu ? Peperangan ini untuk melindungi kalian berdua!! Jika kalian tertangkap maka...” kata Raikage terpotong ucapan Naruto

“Jutsu musuh akan sempurnakan!? Aku sudah tahu dari Guru Iruka” potong Naruto

“dan kalian tetap saja ingin ikut?? Kalian memang bodoh!!” kata Raikage

Naruto terdiam, Dia membayangkan bagaimana kerasnya perjuangan teman-temannya di medan perang untuk melindungi dirinya

“Aku tak tahan, bila teman-teman bertempur untuk diriku...! Jika kita menang dengan taruhan nyawa semua orang, berarti Aku akan menjadi satu-satunya yang tersisa!! Itu sama saja tak ada artinya!! Aku takkan membiarkan itu terjadi” teriak Naruto

“Itu lebih daripada kehancuran Dunia!! Semuanya juga berpikir begitu, tapi mereka rela mengorbankan nyawanya untuk dirimu” teriak Raikage

“Lalu Aku harus duduk dan berdiam melindungi diriku sendiri!? Kalau begitu, sama saja Aku ini bukan Manusia, Oleh karena itulah...” balas Naruto dgn teriakan dan kerutan di dahi

“Berhentilah mengeluh!! Aku takkan membiarkan mu lewat” potong Raikage yg juga mulai keluar otot di kepalanya

ZUOSH!! Naruto mencoba kabur dgn kecepatannya dalam mode rikudo tapi dgn mudah raikage dapat mengimbanginya

“Padahal Aku dalam keadaan mode ini, tapi dia mampu mengimbanginya!?” batin Naruto Kaget

DUAKK!! Raikage segera menghantam naruto dgn pukulannya.

SRAKK!! Naruto terlempar tapi masih sanggup bertahan dgn menggesekkan kakinya ke tanah.

“Apa!?? Serangannya terasa sangat luar biasa!?” batin Naruto

“Hey.... Nenek Tsunade!! Kau harus mengerti Aku!! Aku akan menghentikan perang ini, jadi biarkan Aku lewat!!” pinta Naruto

tsunade hanya terdiam

“Nenek..” kata Naruto heran melihat Tsunade yang tak seperti biasanya selalu mengizinkannya

“Kami sekarang bertugas dari Aliansi Shinobi. Menghentikanmu adalah tugas dari Aliansi, dan Aku tak bisa mengambil tindakan untuk kepentingan individu, walau Aku ini seorang Hokage” kata Tsunade

Naruto kaget dan hanya mampu menghela nafas

“Fiuh.... Aku mengerti, Aku harus melakukannya sendiri. Karena itu, Aku akan memaksa kalian berdua, untuk membiarkan Aku pergi” kata Naruto

“Aku harus lebih cepat darinya” batin Naruto

ZUOSH!! Naruto masih berusaha kabur tapi raikage dapat mengikuti kecepatannya lagi

“Raikage...!! Sebagai orang tua, kau sangat cepat ” kata Naruto

“justru kau yang mengagetkan, Kekuatan Chakra Kyuubi itu mampu menandingi kecepatan Raikage, Hebat...” batin Tsunade takjub

“Sejak Hokage Ke 4 tak ada. Tak ada Shinobi lain yang menandingi kecepatanku saat ini” kata Raikage

“Kau mengenal Ayahku!?” kata Naruto kaget

“kami sering bertarung dulu. Tak ada manusia yang mampu menandinginya. Aku dengar dia dari salah satu Sannin konoha Jiraiya, kalau dia adalah YOGEN NO KO (ket: anak yg terpilih) yang seharusnya jadi penyelamat Dunia. Tapi jika Memang dia penyelamatnya, dimana dia sekarang!? Dia gagal melawan Kyuubi" kata raikage

"Itu sebabnya dia tidak ada disini, sebagai anaknya, seharusnya kau mengerti akan hal itu!! Kau terus saja berbicara omong kosong, seperti orang bodoh” lanjut Raikage

“Jangan Bicarakan Ayahku sperti itu!!” kata naruto tertunduk kesal

“!?” Raikage dan Tsunade kaget

bee yg melihat naruto seperti itu menjadi teringat ketika latihan pengendalian kyuubi. Ia ternyata juga melihat kushina dan ingat semua cerita kushina

[“ketika kau lahir... Minato berkata: mulai sekarang, Aku akan menjadi seorang Ayah. sambil menangis. Itulah kenapa.... Itulah kenapa dia membawa madara dan Kyuubi menjauh dari desa” kata Khusina dulu]

[“Jika itu untuk anak kita... Dengan senang hati Aku memberikan nyawaku ini.. Kyuubi terlalu kuat, Aku akan menyegel setengah Chakranya saja...”kata Minato saat akan menyegel Kyuubi dengan Shiki fujin]

naruto yg tertunduk kesal ingat kata2 minato

[“Madara adalah bencana besar yang akan membawa perubahan Dunia. Anak ini suatu hari nanti akan menghentikannya. Aku percayakan semua ini padamu Naruto... Aku.... Percaya Padamu” kata minato]

“ayahku tidak Gagal...!!” kata Naruto dgn tatapan tajam pada raikage dan tsunade

bee terlihat diam mendengar ucapan naruto

“jika kau masih berniat untuk maju... Maka Aku akan membunuhmu disini!!” teriak Raikage tiba2 sudah tepat di depan naruto

“Apa!???? Tunggu Raikage!!!” teriak Tsunade kaget dgn ucapan raikage


“dengan begini... Aku bisa mengulur waktu, daripada membiarkan Kyuubi kembali ke dunia ini... Dan musuh takkan mewujudkan rencana besarnya” kata Raikage

SET!! Naruto mulai merapal jutsu

“sepertinya kau sudah siap dengan permohonan terakhirmu” kata raikage yg sudah meluncurkan pukulan

“Tunggu!!!!” teriak Tsunade

JDAKK!! Tiba2 bee menahan serangan raikage dgn mengubah tangannya ke tangan hachibi

"!?" naruto kaget

“BEE!!!!!” kata Raikage kaget

“Dia menyelamatkannya..." kata Tsunade kaget

“jika itu masalahnya, berarti.. Aku juga harus di bunuh. Jika Aku mati, berarti musuh takkan mendapatkan diriku.. Aku akan memberikan nyawaku untuk memastikan Bocah ini maju ke medan perang” kata Bee serius

“Bee....” kata Naruto

“Raikage!! Aliansi yang harus memutuskannya, bukan hanya dirimu!! Walau kau seorang komandan tertinggi Aku tak bisa menerima ini” teriak Tsunade

“Aku akan memenangkan peperangan ini. Dan rela melakukan apa saja untuk mewujudkannya” kata Raikage

“seperti kata Bee... Kenapa kau hanya mengincar Naruto saja!!?” kata Tsunade

“Aku tahu.. Bahwa suatu hari nanti, Aku juga harus membunuh Adikku sendiri. Tapi sekarang... Aku lebih senang memilih Bee daripada Naruto... Karena Bee seorang Jinchuuriki yang lebih mampu mengontrol Bijuu dan mampu membuat bijuudama dengan sempurna, dia lebih berharga...” kata Raikage

“Bee... Lepaskan!!” pinta Raikage

bee malah menguatkan pegangannya pada tangan raikage

“takkan ku lepaskan sialan...” kata Bee

“Kalian adalah Jinchuuriki. Kehidupan kalian bukan sepenuhnya milik kalian!! Kalian adalah bagian keseimbangan di tiap negera, dan berperan sebagai kekuatan dari tiap desa.. Kalian tak bisa seenaknya melakukan sesuka hati kalian, mengertilah dasar bodoh...” teriak Raikage

“yeah... Itu memang benar.... Tapi.. Aku tetap seorang individu yang punya hati nurani. Jika tidak, mungkin aku hanyalah sebuah senjata” kata Bee

SYUUT!! Tangan bee kembali ke semula dan terlihat melakukan salam adu kepalan tangan dgn raikage

“lalu kenapa kau sangat membela dirinya, bee!?” tanya Raikage

“jika kita saling membenturkan tinju kita... Kau bisa baca pikiranku-kan Brother!?” kata Bee

raikage menjadi terdiam karena ingat sesuatu

>>>>>flash back<<<<<
di kumogakure terlihat 7 orang anak kecil sedang berjajar salah satunya adalah bee. Terlihat di depan mereka raikage ketiga, raikage keempat dan seorang dari kumogakure dgn tampikan seperti bajak laut (ket: pada chapter berikutnya anda akan mengenalnya dengan nama "dodai" si paman karet)

“Kali ini... Sepertinya bukan bocah biasa..” kata dodai pada raikage

“dengar kalian semua !!” dodai mulai menjelaskan

“hanya satu yang akan di panggil 'B' dan orang ini adalah 'A' yang akan menjadi Raikage selanjutnya. Tugas kalian adalah sebagai partner Team dari Raikage” kata dodai sambil menunjuk raikage keempat yg waktu masih muda yg bernama A (dibaca ei)


“Raikage akan mengerahkan seluruh kekuatannya dengan kalian. tugas kalian sangatlah berat, yaitu melindungi Raikage, itulah yang dipanggil 'B' kami akan mencoba mencari kecocokan kalian dengan A" lanjut dodai

"Pada Boneka ini... Kalian akan melakukan DABURU RAITTO (ket: double lariat) dengan 'A' paham... ?!?! Kalian harus mengerahkan kekuatan yang benar-benar sama kuatnya. Jika terlalu kuat atau terlalu lemah, Boneka ini takkan terbelah, tapi hanya bergoyang saja" lanjut dodai

"Pertama-tama kalian harus mengadu tinju kalian dengan 'A' untuk menyeimbangkan kekuatan kalian. Kemudian serang boneka itu dengan daburu raitto!! Baiklah... Mulai dari yang paling Kanan... !” perintah dodai pada anak2 itu

“Baik...” jawab anak2 itu serempak

DUAKK!! Masing2 anak mulai mencoba melakukannya tapi mereka semua hanya terlempar

“sepertinya, kali ini tetap takkan menemukannya” kata dodai mulai putus asa

“jika Dia punya Adik Kandung, kita tak perlu melakukan seperti ini” Kata Raikage ke-3

BRUKK!! Terlihat boneka karet itu terpotong oleh daburu raitto milik A dan bee kecil. Sontak raikage dan dodai kaget

“tu... Tuan Raikage...” kata dodai terbata2

“sepertinya kita menemukannya” kata Raikage ke-3 senang

“YEAAAAAHHHHHH......” teriak bee kecil dgn tangan model metal

“Heh.. Kau anak yang lucu” kata A sambil menghampiri bee

“berikan kepalanmu lagi!!” pinta A

DUK!! Mereka pun beradu kepalan tangan

“mulai saat ini, Kau adalah Brother ! Ayo kita beraksi B!!” kata A
__________________________
_________
HALANGAN KALI INI BENAR2 SULIT DI TEMBUS!! SEBUAH KECEPATAN PETIR YG MENAKJUBKAN!! BERIKUTNYA MASA LALU KISAH A DAN B. . . PETIR MELAWAN KILAT!!

Bersambung