Kamis, 03 Januari 2013

Chapter 470 - Killer Bee vs Kisame

 

Terlihat setelah sakura mengungkapkan perasaannya keadaan menjadi canggung

"jadi maksudmu aku membohongi perasaanku sendiri?? Satu-satunya yg mengerti apa yg aku rasakan hanya aku sendiri!! Kalau kau tak menyukaiku katakan saja!! Jangan membuat alasan bodoh!!" kata sakura kesal

"tapi ini sangat aneh!! Kau jauh2 datang kesini hanya untuk mengatakan hal seperti itu" kata naruto

"hal seperti itu?? Hanya hal seperti itu?? Kau pikir gampang bagi seorang wanita untuk menyampaikan perasaannya!! Sesuatu itu tak sepadan dgn pejalanan jauh ini katamu!! Aku pasti akan datang walaupun sejauh apapun kau berada!! Kau selalu bicara tentang sasuke dan terus mengejarnya dan selalu menghadapi musuh yg berbahaya. Kau menjadi target akatsuki karena kau adalah jinchuriki kyuubi. Kenapa kau tidak khawatir pada dirimu sedikit saja? Haruslah aku memberitahukan apa yg kupikirkan?" tanya sakura

"aku tidak mau kau mengejar sasuke dan menempatkan dirimu dalam bahaya seperti itu! Aku mau kau kembali ke desa bersamaku. Itulah kenapa aku datang kesini" kata sakura

"aku tahu apa yg sebenarnya kau rasakan" kata naruto

"kenapa kau belum mengerti juga? Aku tidak memiliki perasaan apapun lagi pada sasuke, dia sudah menjadi seorang penjahat. Jadi kau tidak perlu memikirkan janjimu padaku itu" kata sakura

"ini sama sekali bukan tentang janji itu. Kenapa sasuke berusaha mati-matian balas dendam. Kurasa aku tahu itu sekarang. Sasuke mencintai keluarga dan klannya. Mereka sangat berarti untuknya dan itulah sebabnya dia tidak bisa memaafkannya" kata naruto

"jadi kenapa setelah dia mengalahkan itachi yg dia tak bisa maafkan itu dia malah bergabung dgn akatsuki??" tanya kiba

"bukan begitu. . . Ini kenyataannya. . ." kata naruto keceplosan

"naruto. . ." potong kakashi

["apa yg madara katakan cukup kita yg tahu, ini sangat rahasia. Konoha sekarang sedang memulihkan keadaan. Jadi sebaiknya kita mencegah konflik dan kita sebaiknya tidak percaya apa yg dia katakan sebelum memiliki bukti-bukti. Petinggi konoha yg memanfaatkan itachi untuk menyingkirkan klan uchiha adalah. . ." kata kakashi di dalam ingatan naruto]

naruto pun ingat dan tidak lagi akan mengatakan kebenaran itachi

"walaupun kau telah melepas janjiku padamu. Itu tak merubah apapun. Aku sudah memutuskan untuk menyelamatkan sasuke" kata naruto

"apa yg harus kita lakukan sakura? Apakah kita mengatakan saja yg sebenarnya" bisik kiba pada sakura

PLET!! Sakura menginjak kaki kiba

"agh!!" teriak kiba kesakitan

"terserah. . . Aku pulang saja. . . " kata sakura sambil berbalik ke arah pulang

"aw sakit. . . Sakit. . ." kiba masih meneganggi kakinya yg baru diinjak sakura

"ayo pergi kiba, lee, sai" ajak sakura

"sakura" kata lee

"ok ayo pergi. . ." sahut kiba

TAP!! TAP!! Merekapun berjalan menjauh.

"naruto. . . Maafkan aku. . . " batin sakura

TREK!! Sai menoleh seperti melihat sesuatu. Ternyata tak jauh dari situ terlihat 1 sai lagi sedang bersembunyi. Mgkn itu adalah bunshinnya.

"apa kau yakin sakura?" tanya kiba

"maukah kau menolongku kiba?" tanya sakura

"apa?" tanya kiba

"aku mau mulai mencari sasuke. Tolong bantu aku" pinta sakura

TAP TAP TAP TAP!! Di tempat lain para kage terlihat sudah dalam perjalanan menuju desanya

***di perjalanan onoki***

"aku tidak mengerti. . . Jika kita membunuh hachibi dan kyuubi kita akan menghentikan rencana madara dan kita juga akan membuat konoha dan kumo menjadi lemah. Ini seperti membunuh banyak burung dgn 1 batu" kata kurotsuchi

"aku tak ingin melakukan hal itu sekarang" kata onoki

"kenapa? Kat menjadi orang tua yg keras kepala" kata kurotsuchi

["lapan kat mulai melupakan ideologimu??" tanya garaa dalam ingatan onoki]

"aku hanya ingat satu hal" kata onoki

"mengingat apa??" tanya kurotsuchi

"seperti apa aku dulu sebelum aku menjadi keras kepala" kata onoki

***di tempat bee dan kisame***
terlihat ponta tergeletak dan samehada sudah terbuka sebagian

"walaupun besar, beruang ini sudah tak berdaya hanya dgn satu tebasan" kata kisame sombong

BLARR!! Guru sabu turun dgn senjata kapak raksasanya

"ponta adalah seekor rakun! Aku akan membuatmu merasakan kepedihan" kata guru sabu

"kepedihan. . . Jadi kita bisa menggunakannya disaat seperti ini. . . Ok aku mengerti" batin bee sambil menulis lirik itu di buku kecilnya

WUSH!! Kisame meluncur untuk menyerang

"jadi kau akan ikut campur wah!!" teriak kisame sambil meluncur ke arah guru sabu

ZRUOOT!! Ketika akan menghantam guru saat tiba-tiba sebuah pensil meluncur ke kisame. SYUUT!! Ia pun dapat menghindarinya. Ternyata itu pensil bee yg dilemparkan oleh bee. SRIET!! Kisame melemparkan samehada tapi bee melompat untuk menghindarinza. ZRUUOT!! Pensil bee tadi menembus 2 pohon dan menancap di tanah

"dia menggunakan raiton dan membuat getaran pada frekuensi tinggi untuk meningkatkan penetrasi sebuah pensil. Kekuatan penetrasinya bahkan lebih hebat dari getaran dari fuuton. Jika benda seperti itu mengenaiku bahkan aku pun bisa mati" batin kisame melihat pensil yg menembus pohon

WUSH!! Guru saat mencoba menghantam kapak raksasanya tapi CTANTK!! Kisame menahannya dgn samehada. Tapi WUSH!! Salah satu pedang bee meluncur ke kisame

"dia mencoba mengamati gerakanku dgn melemparkan senjata petir dari tengah tapi itu hanya tipuan. Dia mencoba untuk mengurungku di antara berdua" batin kisame

WUSH!! Bee sudah bersiap menusuk dari belakang.

"dan sekarang lubangnya jadi 2 dan kau akan kalah" batin bee sambil menyerang

JLEB!! Kisame melempar guru sabu dan segera menahan pedang bee dgn samehada

"apa yg terjadi? Mengapa pedang petir bee tidak mampu menembusnya?" batin guru sabu

"aagghh!!" teriak hachibi dan tiba2 ZuOR!! Chakra berbentuk 6 ekor keluar dari tubuh bee

"HEDDO BATO (ket: tandukan banteng)!!" Teriak bee sambil akan menyeruduk kisame 

"jubah hachibi sepertinya sekarang mulai serius" kata sabu

Entah kenapa chakra hachibi yg melapisi tubuh bee tiba-tiba menghilang dan bee hanya beradu dahi dengan kisame dan saling menatap

"brengsek kau mengambil chakraku" kata bee

"bee!! Aku melihatnya. . . Pedang itu menyerap chakramu. Aku yakin pasti pedang itu juga yg menyerap chakra pedang petir getaran super sebelum mengenai tubuhnya. Itulah sebabnya sedangnya tidak tembus" teriak guru sabu dari jauh

"gigigi" samehada tertawa

"sepertinya dia menyukai chakramu. Sudah lama samehada tidak bersemangat seperti ini. Membunuhmu pasti akan sangat menyenangkan" kata kisame

"kau menatapku dgn mata yg imut. Sayang sekali mata itu sebentar lagi akan menjadi mata bangkai ikan" kata bee

SREET!! Bee mundur

"siapa namamu tadi??" tanya bee sambil mundur

ZRUOOT!! Kisame menunjukan bentuk sempurna samehada

"gi. . . Gi . . . Gi. . . " samehada tertawa

"hoshigaki kisame. Aku akan membuatmu mengingat terus nama itu" kata kisame